PALEMBANG – Rumah warga di Lorong Sepakat Jaya II, Kelurahan Pipareja, Kecamatan Kemuning, Kota Eddy Santana Putra Palembang, terendam banjir hingga lutut orang dewasa.
Menurut warga setempat, Sartika (26), air memasuki rumahnya tak lama hujan turun sejak pukul 20.00 WIB, Kamis (8/11/2012) hingga Jumat (9/11/2012) dini hari.
Eddy Santana PutraEddy Santana Putra
“Rumah kami kebanjiran…Tidur di atas air mlm ini. Bayangkan, kaki kursi plastik pun sudah hampir tenggelam,” katanya kepada Sripoku.com melalui Blackberry Messenger (BBM), Jumat (9/11/2012) dini hari.
Ia mengatakan, kecilnya parit tak mampu menampung begitu banyak air yang turun dari jalan. Ditambah dengan tidak adanya tempat saluran pembuangan air.
“Airnya masuk ke rumah-rumah warga yang lebih rendah dari jalan atau parit,” tulisnya.
Peristiwa tersebut kata Sartika sudah berlangsung lama. Ia menuturkan, sudah menjadi peristiwa musiman.
“Kalau hujannya lama, atau deras, pasti kita siap-siap menyambut banjir menyelamatkan barang-barang. Aktivitas kita sekeluarga mendadak berhenti total,” tukasnya.
Sumber: Rumah Warga di Pipareja Terendam Banjir Selutut
Menurut warga setempat, Sartika (26), air memasuki rumahnya tak lama hujan turun sejak pukul 20.00 WIB, Kamis (8/11/2012) hingga Jumat (9/11/2012) dini hari.
Eddy Santana PutraEddy Santana Putra
“Rumah kami kebanjiran…Tidur di atas air mlm ini. Bayangkan, kaki kursi plastik pun sudah hampir tenggelam,” katanya kepada Sripoku.com melalui Blackberry Messenger (BBM), Jumat (9/11/2012) dini hari.
Ia mengatakan, kecilnya parit tak mampu menampung begitu banyak air yang turun dari jalan. Ditambah dengan tidak adanya tempat saluran pembuangan air.
“Airnya masuk ke rumah-rumah warga yang lebih rendah dari jalan atau parit,” tulisnya.
Peristiwa tersebut kata Sartika sudah berlangsung lama. Ia menuturkan, sudah menjadi peristiwa musiman.
“Kalau hujannya lama, atau deras, pasti kita siap-siap menyambut banjir menyelamatkan barang-barang. Aktivitas kita sekeluarga mendadak berhenti total,” tukasnya.
Sumber: Rumah Warga di Pipareja Terendam Banjir Selutut
